Definisi dan faktor-faktor penunjang, kendala yang muncul, langkah-langkah penyusunan, dan kebijakan perencanaan perawatan, klasifikasi, persiapan, dan prinsip perencanaan perawatan, tahapan perencanaan pekerjaan perawatan, perencanaan tenaga kerja perawatan, diagram alir pekerjaan perawatan, dan standar perencanaan perawatan.
Dalam istilah perawatan disebutkan bahwa disana tercakup dua pekerjaan yaitu istilah “perawatan” dan “perbaikan”.
Perawatan dimaksudkan sebagai aktifitas untuk mencegah kerusakan, sedangkan istilah perbaikan  dimaksudkan sebagai tindakan untuk memperbaiki kerusakan.

Bentuk-bentuk Perawatan (Maintenance) :
1.      Perawatan Preventif (Preventive Maintenance)
Adalah pekerjaan perawatan yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan, atau cara perawatan yang direncanakan untuk pencegahan (preventif).
Ruang lingkup pekerjaan preventif termasuk: inspeksi, perbaikan kecil, pelumasan dan penyetelan, sehingga peralatan atau mesin-mesin selama beroperasi terhindar dari kerusakan.

2.      Perawatan Korektif
Adalah pekerjaan perawatan yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi fasilitas/peralatan sehingga mencapai standar yang dapat diterima.
Dalam perbaikan dapat dilakukan peningkatan-peningkatan sedemikian rupa, seperti melakukan perubahan atau modifikasi rancangan agar peralatan menjadi lebih baik.

3.      Perawatan Berjalan
Dimana pekerjaan perawatan dilakukan ketika fasilitas atau peralatan dalam keadaan bekerja. Perawatan berjalan diterapkan pada peralatan-peralatan yang harus beroperasi terus dalam melayani proses produksi.

4.      Perawatan Prediktif
Perawatan prediktif ini dilakukan untuk mengetahui terjadinya perubahan atau kelainan dalam kondisi fisik maupun fungsi dari sistem peralatan. Biasanya perawatan prediktif dilakukan dengan bantuan panca indra atau alat-alat monitor yang canggih.

5.      Perawatan setelah terjadi kerusakan (Breakdown Maintenance)
Pekerjaan perawatan dilakukan setelah terjadi kerusakan pada peralatan, dan untuk memperbaikinya harus disiapkan suku cadang, material, alat-alat dan tenaga kerjanya.

6.      Perawatan Darurat (Emergency Maintenance)
Adalah pekerjaan perbaikan yang harus segera dilakukan karena terjadi kemacetan atau kerusakan yang tidak terduga.

Disamping jenis-jenis perawatan yang telah disebutkan diatas, terdapat juga beberapa jenis pekerjaan lain yang bisa dianggap merupakan jenis pekerjaan perawatan seperti :

1.      Perawatan dengan cara penggantian (Replacement instead of maintenance)
Perawatan dilakukan dengan cara mengganti peralatan tanpa dilakukan perawatan, karena harga peralatan pengganti lebih murah bila dibandingkan dengan biaya perawatannya. Atau alasan lainnya adalah apabila perkembangan teknologi sangat cepat, peralatan tidak dirancang untuk waktu yang lama, atau banyak komponen rusak tidak memungkinkan lagi diperbaiki.

2.      Penggantian yang direncanakan (Planned Replacement)
Dengan telah ditentukan waktu mengganti peralatan dengan peralatan yang baru, berarti industri tidak memerlukan waktu lama untuk melakukan perawatan, kecuali untuk melakukan perawatan dasar yang ringan seperti pelumasan dan penyetelan. Ketika peralatan telah menurun kondisinya langsung diganti dengan yang baru. Cara penggantian ini mempunyai keuntungan antara lain, pabrik selalu memiliki peralatan yang baru dan siap pakai.


Sumber :



Sebuah persepsi umum pemeliharaan adalah bahwa hal itu hanya memperbaiki cacat. Namun, satu studi menunjukkan bahwa lebih dari 80% dari usaha pemeliharaan digunakan untuk tindakan non-korektif. Persepsi ini diabadikan oleh pengguna mengirimkan masalah melaporkan bahwa pada kenyataannya peningkatan fungsionalitas ke sistem. Penelitian-penelitian terbaru menempatkan proporsi bug-fixing mendekati 21%.
Perawatan perangkat lunak (software maintenance) adalah aktivitas yang dimulai sejak perangkat lunak mulai digunakan (after delivery) hingga akhirnya perangkat lunak tersebut tidak dapat digunakan lagi (retired). Tujuannya adalah untuk memperbaiki kesalahan (to correct), meningkatkan kinerja/ fungsionalitas (to improve), menyesuaikan dengan lingkungan (to adapt), atau untuk mencegah terjadinya kesalahan (to prevent).
            Dengan beragamnya tujuan perawatan perangkat lunak, maka jenis perawatan perangkat lunak dapat dibagi menjadi empat pula, yaitu perawatan perbaikan (correction), perawatan peningkatan kinerja (improvement), perawatan penyesuaian (adaptation), dan perawatan pencegahan (prevention). Akan tetapi, secara umum, jenis perawatan perangkat lunak dapat dikelompokkan kedalam dua kategori besar, yaitu perawatan perbaikan (correction) dan  perawatan peningkatan (enhancement). Perawatan jenis kedua mencakup perawatan improvement, adaptation, dan prevention. Sayangnya, perawatan perangkat lunak belum dipahami sebagai sebuah proses yang harus dilakukan untuk menjaga agar perangkat lunak tetap dapat digunakan dengan optimal, sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Umumnya, para pengguna berpendapat bahwa sekali sebuah perangkat lunak selesai dibangun, perangkat lunak tersebut seharusnya dapat langsung digunakan, dan dapat terus digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama.

Proses Software Maintenance
Bagian ini menjelaskan proses pemeliharaan perangkat lunak enam sebagai :
1.      Proses implementasi mengandung persiapan perangkat lunak dan kegiatan transisi, seperti konsepsi dan penciptaan rencana pemeliharaan; persiapan untuk menangani masalah yang diidentifikasi selama pengembangan, dan tindak lanjut pada manajemen produk konfigurasi.
2.      Masalah dan proses modifikasi analisis, yang dieksekusi sekali aplikasi telah menjadi tanggung jawab kelompok perawatan. Programmer pemeliharaan harus menganalisa setiap permintaan, konfirmasikan (dengan mereproduksi situasi) dan periksa validitas, menyelidiki dan mengusulkan solusi, mendokumentasikan permintaan dan usulan solusi, dan akhirnya, memperoleh semua otorisasi yang diperlukan untuk menerapkan modifikasi. 
3.      Proses mempertimbangkan pelaksanaan modifikasi sendiri.
4.      Penerimaan Proses modifikasi, dengan mengkonfirmasi karya yang dimodifikasi dengan individu yang mengajukan permohonan dalam rangka untuk memastikan modifikasi memberikan solusi.
5.      Proses migrasi ( migrasi platform , misalnya) luar biasa, dan bukan merupakan bagian dari tugas pemeliharaan sehari-hari. Jika perangkat lunak harus porting ke platform lain tanpa ada perubahan dalam fungsi, proses ini akan digunakan dan tim proyek pemeliharaan kemungkinan akan ditugaskan untuk tugas ini.
6.      Akhirnya, proses pemeliharaan lalu, juga suatu peristiwa yang tidak terjadi setiap hari, adalah pensiun dari sebuah software.

Ada sejumlah proses, kegiatan dan praktek yang unik untuk pengelola, misalnya :
1.      Transisi : urutan terkontrol dan terkoordinasi kegiatan selama sistem ditransfer progresif dari pengembang untuk pengelola.
2.      Service Level Agreements (SLA) dan kontrak pemeliharaan khusus (domain-spesifik) dinegosiasikan oleh pengelola.
3.      Modifikasi Permintaan dan Masalah Meja Laporan Bantuan : proses penanganan masalah yang digunakan oleh pengelola untuk memprioritaskan, dokumen dan rute permintaan yang mereka terima.
4.      Modifikasi Permintaan penerimaan / penolakan : permintaan modifikasi bekerja lebih dari ukuran tertentu / usaha / kompleksitas mungkin ditolak oleh pengelola dan dialihkan untuk pengembang.

Sumber :


Maturity Model adalah suatu metode untuk mengukur level pengembangan manajemen proses, yang berarti adalah mengukur sejauh mana kapabilitas manajemen tersebut. Seberapa bagusnya pengembangan atau kapabilitas manajemen tergantung pada tercapainya tujuan-tujuan COBIT yang. Sebagai contoh adalah ada beberapa proses dan sistem kritikal yang membutuhkan manajemen keamanan yang lebih ketat dibanding proses dan sistem lain yang tidak begitu kritikal. Di sisi lain, derajat dan kepuasan pengendalian yang dibutuhkan untuk diaplikasikan pada suatu proses adalah didorong pada selera resiko Enterprise dan kebutuhan kepatuhan yang diterapkan.
Sebuah pencarian literatur belum mengungkapkan apapun teknik diagnostik yang komprehensif untuk mengevaluasi kualitas proses pemeliharaan, seperti yang dijelaskan oleh model proses tingkat tinggi hadiah inventarisasi proposal terbaru dari rekayasa perangkat lunak proses evaluasi dan penilaian model . Masing-masing model telah dianalisis untuk mengidentifikasi kontribusi yang dapat membantu pengelola . Dari tiga puluh empat model yang diusulkan dalam ulasan ini , hanya segelintir termasuk didokumentasikan praktek perawatan , kadang-kadang disertai dengan pemikiran dan referensi . Namun , tidak satupun dari mereka meliputi seluruh set topik dan konsep model proses diperkenalkan di sini.
Software Maintenance pemeliharaan perangkat lunak dalam rekayasa perangkat lunak adalah modifikasi dari produk software setelah melahirkan untuk memperbaiki kesalahan , untuk memperbaiki kinerja atau atribut lainnya . [ 1 ]Sebuah persepsi umum pemeliharaan adalah bahwa hal itu hanya melibatkan memperbaiki cacat . Namun , satu studi menunjukkan bahwa lebih dari 80 % dari usaha pemeliharaan digunakan untuk tindakan non - korektif . [ 2 ] Persepsi ini diabadikan oleh pengguna mengirimkan masalah melaporkan bahwa pada kenyataannya peningkatan fungsionalitas ke sistem . [ Rujukan? ] Penelitian-penelitian terbaru menempatkan proporsi bug - fixing mendekati 21 %Aspek Isu perawatan perangkat lunak kunci yang baik manajerial dan teknis. isu-isu manajemen kunci adalah: sejalan dengan prioritas pelanggan, staf, yang organisasi tidak pemeliharaan, memperkirakan biaya. masalah teknis utama adalah: pemahaman yang terbatas, analisis dampak, pengujian, pengukuran pemeliharaan. pemeliharaan perangkat lunak adalah aktivitas yang sangat luas yang mencakup koreksi kesalahan, tambahan kemampuan, penghapusan kemampuan usang, dan optimasi. Karena perubahan tidak bisa dihindari, mekanisme harus dikembangkan untuk evaluasi, mengontrol dan membuat modifikasi. Jadi setiap pekerjaan yang dilakukan untuk mengubah perangkat lunak setelah itu dalam operasi dianggap pekerjaan pemeliharaan. Tujuannya adalah untuk melestarikan nilai perangkat lunak dari waktu ke waktu. nilai tersebut dapat ditingkatkan dengan memperluas basis pelanggan, memenuhi persyaratan tambahan, menjadi lebih mudah untuk digunakan, lebih efisien dan menggunakan teknologi yang lebih baru. Pemeliharaan dapat span selama 20 tahun, sedangkan pembangunan mungkin 1-2 tahun.PlanningMerupakan bagian integral dari perangkat lunak adalah pemeliharaan satu, yang membutuhkan rencana pemeliharaan akurat dipersiapkan selama pengembangan perangkat lunak. Ini harus menentukan bagaimana pengguna akan meminta modifikasi atau melaporkan masalah. Anggaran harus mencakup sumber daya dan biaya perkiraan. Sebuah keputusan baru harus ditangani untuk pengembangan dari setiap fitur sistem baru dan tujuan kualitas. Pemeliharaan perangkat lunak, yang dapat berlangsung selama 5-6 tahun (atau bahkan puluhan tahun) setelah proses pembangunan, panggilan untuk rencana yang efektif yang dapat mengatasi ruang lingkup pemeliharaan perangkat lunak, menjahit pos proses pengiriman / penyebaran, penunjukan yang akan menyediakan pemeliharaan, dan perkiraan biaya siklus hidup. Pemilihan penegakan tepat standar adalah menantang tugas langsung dari tahap awal rekayasa perangkat lunak yang belum mendapat pasti penting oleh pemangku kepentingan.
Secara umum, maturity model biasanya memiliki ciri sebagai berikut:
1.      Proses pengembangan dari suatu organisasi disederhanakan dan dideskripsikan dalam wujud tingkatan kematangan dalam jumlah tertentu (biasanya empat hingga enam tingkatan).
2.      Tingkatan kematangan tersebut dicirikan dengan beberapa persyaratan tertentu yang harus diraih.
3.      Tingkatan-tingkatan yang ada disusun secara sekuensial, mulai dari tingkat inisial sampai pada tingkat akhiran (tingkat terakhir merupakan tingkat kesempurnaan).
4.      Selama pengembangan, sang entitas bergerak maju dari satu tingkatan ke tingkatan berikutnya tanpa boleh melewati salah satunya, melainkan secara bertahap berurutan.


Sumber :



PENGERTIAN DARI STRUKTUR DAN ORGANISASI DATA
Pengertian Pengorganisasian
            Pengorganisasian adalah merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.
Organisasi adalah pengelompokan suatu data untuk mencapai tujuan tertentu.
ada beberapa jenis yang berkaitan dengan data antara lain :
> Syarat data
> Obyektif, data sesuai dengan keadaan sebenarnya atau kenyataan.
> Relevan, sesuai dengan kepentingan atau tujuan yang diinginkan.
> Standard error kecil.

Pengertian Struktur Organisasi
Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.
1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Pengertian Struktur Data
            Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.
            Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Pengertian Data

            Ada banyak pengertian tentang data, secara sederhana data adalah fakta kasar atau gambaran yang dikumpulkan dari keadaam tertentu yang berisi fakta yang masih kasar dan belum diolah, berikut beberapa hal yang berkaitan dengan data:
a. Syarat Data
     *) Obyektif, data sesuai dengan keadaan sebenarnya atau kenyataan.
     *) Relevan, sesuai dengan kepentingan atau tujuan yang diinginkan.
     *) Standard error kecil.

b. Macam-macam data
    1. Berdasarkan sifatnya
        *) Data kwantitatif, data dalam bentuk angka atau bilangan, Contohnya; 6,4,3,4,7
        *) Data kwalitatif, data bukan dalam bentuk angka, tetapi dalam bentuk
             pernyataan dan atau kategori, Contohnya: Baik, buruk .

   2. Berdasarkan sumbernya
        *) Data internal, data yang berasal dari dalam organisasi.
        *) Data eksternal, data yang berasal dari luar organisasi.

   3. Berdasarkan cara memperoleh
        *) Data primer, data yang diperoleh dari sumber pertama/sumber data, data ini
             biasanya belum diolah.
        *) Data sekunder, data yang diperoleh dari pihak kedua,data ini biasanya sudah
             dalam keadaan diolah

   4. Berdasarkan cakupannya
        *) Data Sensus, diperoleh dari populasi.
        *) Data Sampel, siperoleh dari sampel.

   5. Berdasarkan skala pengukurannya
        *) Nominal
        *) Ordinal
        *) Interval
        *) Rasio


TYPE DATA DAN TYPE STRUKTUR DATA
Macam-macam dari Tipe Data adalah :
a. Integer ( Bilangan Bulat )
    Integer merupakan nilai bilangan bulat baik dalam bentuk desimal maupun
    hexadecimal. Tipe data numerik yang termasuk integer adalah sebagai berikut :
    - Byte : Memiliki nilai integer dari -128 sampai +127 dan menempati 1 byte ( 8 bits )
                   di memori
    - Short : Memiliki nilai integer dari -32768 sampai 32767 dan menempati 2 bytes (
                    16 bits ) di memori
    - Int : Memiliki nilai integer dari -2147483648 sampai 2147483647 dan menempati
                4 bytes ( 32 bits ) di memori
    - Long : Memiliki nilai dari -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807
                    dan menempati 8 bytes ( 64 bits ) di memori.

b. Char
    Char adalah karakter tunggal yang didefinisikan dengan diawali dan diakhiri dengan
    tanda ‘ ( petik tunggal ).

c. String
    Merupakan urutan-urutan dari karakter yang terletak di antara tanda petik tunggal.
    Nilai data string akan menempati memori sebesar banyaknya karakter string
    ditambah dengan 1 byte. Bila panjang dari suatu string di dalam deklarasi variabel
    tidak disebutkan, maka dianggap panjangnya adalah 255 karakter.

d. Real
     Nilai konstanta numeric real berkisar dari 1E-38 sampai 1E+38. E menunjukkan
     nilai 10 pangkat, dan tipe data ini menempati memori sebesar6 byte.

e. Boolean
    Tipe data boolean terdiri dari dua nilai saja, yaitu true dan false. Boolean sangat
    penting dalam mengevaluasi suatu kondisi, dan sering digunakan untuk menentukan
    alur program.

Secara garis besar type data dapat dikategorikan menjadi:
Type data sederhana
 *) Type data sederhana tunggal, misalnya Integer, real, boolean dan karakter.
 *) Type data sederhana majemuk, misalnyaString

Struktur Data, meliputi :
*) Struktur data sederhana, misalnya array dan record.
*) Struktur data majemuk, yang terdiri dari:

Linier : Stack, Queue, sertaList dan Multilist.
Non Linier : Pohon Biner dan Graph.

Pemakaian struktur data yang tepat didalam proses pemrograman akan menghasilkan algoritma yang lebih jelas dan tepat, sehingga menjadikan program secara keseluruhan lebih efisien dan sederhana.
Struktur data yang standar yang biasanya digunakan dibidang informatika adalah :
*) List linier (Linked List) dan variasinya
*) Multilist
* )Stack (Tumpukan)
* )Queue (Antrian)
* )Tree ( Pohon)
*) Graph ( Graf )

REVIEW RECORD (REKAMAN)
Disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field menyimpan data dari tipe dasar tertentu atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram.
Rekaman disebut juga tipe terstruktur
Contoh :
1. type Titik : record
    Jika P dideklarasikan sebagai Titik maka mengacu field pada P adalah P.x dan P.y.

2. Didefinisikan tipe terstruktur yang mewakili Jam yang terdiri atas jam (hh), menit
     (mm) dan detik (ss), maka cara menulis type Jam adalah :
     type JAM : record
     mm : integer, {0…59}
      ss : integer {0…59}>
      Jika J adalah peubah (variabel) bertipe Jam
      maka cara mengacu tiap field adalah J.hh, J.mm dan J.ss

Terjemahan dalam bahasa C :
1. type Titik : record
    Diterjemahkan menjadi :
    typedef struct { float x;
    float y;
     } Titik;

2. type JAM : record
    mm : integer, {0…59}
    ss : integer {0…59}
    >
    Diterjemahkan menjadi :
    typedef struct
    { int hh; /*0…23*/
    int mm; /*0…59*/
    int ss; /*0…59*/
    } Jam;

Tipe-tipe data yang berlaku :
Tipe Data Sederhana
• Integer
• Boolean
• Char
• Subrange
• Terbilang
• Real

Tipe Integer
• Tipe data ini digunakan untuk menyatakan bilangan bulat karena tidak mempunyai
    titik decimal sehingga tidak diperbolehkan menggunakan karakter koma antara dua
    bilangan.

Tipe Data String
Data yang bertipe string adalah data yang berisi sederetan karakter yang banyaknya karakter bisa berubah-ubah sesuai kebutuhan, yaitu dari 1 sampai 255 karakter. Tipe data string yang tidak dinyatakan panjang karakternya dianggap mempunyai 255 karakter.
Contoh String
Bentuk umum dari deklarasi tipe string adalah :
• Type pengenal =string[panjang];
Dengan
• Pengenal : nama tipe data
• panjang : bilangan bulat yang menyatkan
banyaknya karakter
Contoh
• Type nama = string[30]

Tipe Data Terstruktur
Dalam tipe data tersetruktur setiap perubah bisa menyipan lebih dari sebuah nilai data. Masing-masing nilai data disebut komponen. Karakteristik data bertipe terstruktur ditentukan berdasarkan cara penstrukturan dan tipe masing-masing
komponen.
Anggota Tipe Data terstruktur
Didalam tipe data ini ada tipe data :
• larik/array
• Record
• Objek
• File

Contoh type data pada struktur data:
1. Tipe data Char dan String
     Ini merupakan tipe data dasar, tipe data ini didefinisikan pada deklarsi var dibagian
     algoritma/program.
     Example : Var Nama : String
     Nilai : Char

Keterangan :
Nama merupakan sebuah variabel didefinisikan sebagai variabel bertipe string, maksudnya pada variabel tersebut digunakan untuk menerima masukan sebuah nama yang terdiri dari sekumpulan huruf, dapat berupa huruf besar, kecil, atau campuran kedua-duanya.
Nilai, didefinisikan sebagai variabel yang bertipe data char, maksudnya variabel tersebut hanya dapat digunakan untuk memasukkan sebuah huruf dari huruf besar, seperti A, B, C,.. atau huruf kecil, a, b, c, ….

2. Tipe data Boolean
     Tipe data ini digunakan untuk pengambilan keputusan dalam operasi logika. Terdiri
     dari true disimbolkan ‘T’ dan False yang disimbolkan ‘F’. Ketika kita ingin
     mendapatklan hasil yang valid/pasti, kita menggunakan tipe data boolean untuk
     memperoleh keputusan dalam suatu penyelesaian yang pasti.

3. Tipe Data Integer
    Merupakan tipe data bilangan bulat.

    Tipe Data

    Rentang nilai

    Memori

    Byte

    0…255

    1 byte

    Word

    0…65.555

    1 byte

    Integer

    -32.768 s.d 32.767

    2 byte

    Long Integer

    -2.147.483.648

     4 byte

4. Tipe Data Real
    Merupakan tipe data bilangan pecahan seperti real, single, double, comp, extend.

5. Tipe Data Subrange
    Merupakan tipe data bilangan yang punya jangkauan nilai tertentu sesuai dengan
    definisi pada pemrogram.
    Example:
    Type Variabel=Nilai_awal…Nilai_akhir

6. Tipe Data Enumerasi
    Merupakan tipe data yang memiliki elemen-elemen tertentu yang disebut satu/satu
    dari bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Pada tipe data ini elemen
    masukan diwakili oleh suatu nama variable yang ditlis di dalam kurung.
    Example :
    Indeks_Hari = (Nol, Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu)

Sumber :
Diberdayakan oleh Blogger.