Articifial Intelligence
0 Comments
Pengertian
AI :
1.
Suatu cara
yang sederhana untuk membuat komputer dapat “berpikir” secara intelligent.
2.
Bagian dari
ilmu komputer yang mempelajari perancangan sistem komputer yang inteligent,
yaitu suatu sistem yang meperlihatkan karakteristik yang ada pada tingkah laku
manusia, seperti mengerti suatu bahasa, mempelajari,mempertimbangkan dan
memecahkan suatu masalah.
3.
Suatu studi
bagaimana membuat komputer dapat mengerjakan sesuatu, yang pada saat ini, orang
dapat mengerjakan lebih baik
4.
Bidang ilmu
komputer yang memungkinkannya untuk memahami, bernalar dan bertindak.
Tujuan AI :
1.
Untuk
mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah,masalah yang biasa
diselesaikan melalui aktifivitas intelektual
2.
Manusia,
misalnya pengolahan citra,perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan
kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
3.
Untuk
meningkatkan pengertian/pemahaman kita pada bagaimana otak manusia bekerja.
AI dapat dipandang dalam
berbagai perspektif :
Ø Dari perspektif Kecerdasan
(Intelligence) :
AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia
AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia
Ø Dari perspektif bisnis : AI
adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna dan metodologi yang
menggunakan tool-tool tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis.
Ø Dari perspektif pemrograman
(Programming) : AI termasuk didalamnya adalah studi tentang pemrograman
simbolik, pemecahan masalah proses pencarian (search).
Ø Dari perspektif penelitian
(research) :
-
Riset
tentang AI dimulai pada awal tahun 1960-an, percobaan pertama adalah membuat
program permainan (game) catur membuktikan teori dan general problem solving
(untuk tugas tugas sederhana).
-
“Artificial
intelligence” adalah nama pada akar dari studi area.
Domain Penelitian AI :
Ø Formal tasks (matematika,
games)
Ø Mundane task (perception,
robotics, natural language,common sense,reasoning)
Ø Expert tasks (financial
analysis, medical diagnostics,engineering,scientific analysis, dll)
Konsep
Dasar AI :
1.
Acting
Humanly
Acting humanly ialah system
yang melakukan pendekatan dengan menirukan tingkah laku seperti manusia yang
dikenalkan pada tahun 1950 degan cara kerja pengujian melalui teletype yaitu
jika penguji (integrator) tidak dapat membedakan yang mengintrogasai antara
manusia dan computer maka computer tersebut dikatakan lolos(menjadi kecerdasan
buatan).
2.
Thinking Humanly
Yaitu
system yang dilakukan dengan cara intropeksi yaitu penangkapan pemikiran
psikologis
Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan neuron ke neuron lainnya atau sel otak dengan sel otak lainnya cara pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.
Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan neuron ke neuron lainnya atau sel otak dengan sel otak lainnya cara pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.
3.
Thinking
Rationaly
Ini
merupakn system yang sangat sulit ,karena sering terjadi kesalah dala, prinsip
dan prakteknya,system ini dikenal dengan penalaran komputasi.
4.
Actng
Rationaly
Yaitu system yang melakukan aksi
dengan cara menciptakan suatu robotika cerdas yang menggantikan tugas manusia.
Perbedaan antara AI dan
Kecerdasan Alami
Dibandingkan dengan kecerdasan kecerdasan yang
dimiliki oleh manusia (kecerdasan alami), AI memiliki beberapa keuntungan
secara komersial antara lain:
Ø
AI lebih bersifat permanen.
Kecerdasan
alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena sifat manusia
yang pelupa. AI tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak
diubah.
Ø
AI lebih mudah diduplikasi dan disebarkan.
Mentransfer
pengetahuan manusia dari satu orang ke orang lain membutuhkan proses yang
sangat lama, dan keahlian itu juga tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan
lengkap. Oleh karena itu, jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer,
pengetahuan tersebut dapat disalin dari komputer tersebut dan dapat dipindahkan
dengan mudah ke komputer yang lain.
Ø AI
lebih murah dibanding dengan kecerdasan alami.
Menyediakan
layanan komputer akan lebih mudah dan lebih murah dibandingkan dengan harus
mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan dalam jangka waktu
yang sangat lama.
Ø AI
bersifat konsisten.
Hal
ini disebabkan karena AI adalah bagian dari teknologi komputer. Sedangkan
kecerdasan alami akan senantiasa berubah-ubah.
Ø
AI dapat didokumentasi.
Keputusan
yang dibuat oleh komputer dapat didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak
setiap aktivitas dari sistem tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk
direproduksi.
Ø
AI dapat mengerjakan pekerjaan jauh lebih cepat
dibanding dengan kecerdasan alami.
Ø
AI dapat mengerjakan pekerjaan lebih baik dibanding
dengan kecerdasan alami.
Kesimpulan :
Artificial Intelligence adalah sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia.
Sumber :
http://irpantips4u.blogspot.co.id/2012/12/konsep-dasar-artificial-intelligence-ai.html
